Canon EOS R100, Kamera Mirrorless Baru Berpenampilan Jadul

Canon, perusahaan terkemuka dalam industri fotografi, baru-baru ini merilis kamera mirrorless terbarunya yang diberi nama EOS R100. Meskipun tergolong sebagai produk baru, EOS R100 ini

admin

Canon EOS R100
Canon EOS R100

Canon, perusahaan terkemuka dalam industri fotografi, baru-baru ini merilis kamera mirrorless terbarunya yang diberi nama EOS R100. Meskipun tergolong sebagai produk baru, EOS R100 ini sebenarnya memiliki sejumlah kesamaan yang menarik dengan kamera lama Canon, yaitu EOS M50 Mark II. Namun, sebelum kita menilai kamera ini, mari kita telusuri apa yang membuat EOS R100 ini istimewa dan mengapa meskipun kelihatannya jadul, ia memiliki tempatnya sendiri dalam dunia fotografi digital.

Sebuah Perjalanan ke Masa Lalu

EOS R100 mempertahankan beberapa spesifikasi utama dari EOS M50 Mark II. Salah satunya adalah sensor APS-C sebesar 24,1 MP yang digabungkan dengan prosesor Digic 8 yang handal. Hasilnya adalah kualitas gambar yang tajam dan detail yang menakjubkan. Namun, fitur-fitur tertentu yang umumnya diharapkan dari kamera mirrorless modern absen dalam EOS R100.

Kesamaan dengan EOS M50 Mark II

Salah satu hal yang paling mencolok tentang Canon EOS R100 adalah kesamaannya dengan kamera Canon yang sudah ada sebelumnya, yaitu EOS M50 Mark II. Baik EOS R100 maupun EOS M50 Mark II memiliki sensor APS-C 24,1 MP dengan prosesor Digic 8. Ini berarti kualitas gambar yang dihasilkan oleh keduanya akan serupa.

Selain itu, keduanya juga memiliki Electronic Viewfinder (EVF) dengan resolusi 2,36 juta titik. Namun, ada beberapa perbedaan yang patut dicatat. Salah satunya adalah mode perekaman 4K yang dimiliki oleh kedua kamera ini, namun, mode 4K pada kedua kamera ini adalah “cropped,” yang berarti sebagian gambar akan terpotong. Ini adalah pilihan yang cukup kontroversial, karena banyak kamera mirrorless saat ini menawarkan mode perekaman 4K tanpa crop.

Baca Juga  Review Canon EOS M3, Kamera Mirrorless Unggulan untuk Kreativitas Fotografi dan Videografi

Kehilangan Fitur-Fitur Penting

Salah satu hal yang mungkin membuat beberapa konsumen kecewa adalah kehilangan beberapa fitur yang lazimnya ada pada kamera mirrorless terkini. EOS R100 tidak memiliki layar yang bisa diputar, in-body stabilization, fitur webcam streaming, dan yang mungkin paling mencolok, tidak memiliki layar sentuh. Ini adalah keputusan yang mengejutkan mengingat sebagian besar kamera modern, bahkan di kelas entry-level, sudah memiliki layar sentuh.

Meskipun demikian, EOS R100 tetap memiliki beberapa fitur menarik, seperti eye tracking dual pixel autofocus, yang akan membantu pengguna dalam menghasilkan foto-foto yang tajam dan fokus. Selain itu, bodi kamera ini sangat mungil, yang membuatnya mudah dibawa ke mana-mana.

EOS R100 tidak memiliki layar yang dapat diputar. Ini yang merupakan salah satu fitur yang banyak dicari oleh para vlogger dan pembuat konten. Juga, kamera ini tidak dilengkapi dengan sistem stabilisasi in-body yang dapat membantu mengurangi getaran saat pengambilan gambar. Ini mungkin menjadi kekurangan yang signifikan terutama saat pengambilan gambar dalam kondisi cahaya rendah atau dengan shutter speed yang lambat.

Selain itu, fitur webcam streaming, yang semakin populer dalam era komunikasi digital, juga tidak ada dalam EOS R100. Hal ini dapat menjadi kelemahan bagi mereka yang sering melakukan panggilan video atau streaming konten secara langsung. Jadi, jika Anda seorang vlogger yang mencari fitur-fitur canggih, EOS R100 mungkin bukan pilihan terbaik.

sumber canon id

Keserbagunaan EOS R100

Namun, bukan berarti EOS R100 tidak memiliki daya tariknya sendiri. Kamera ini tetap memiliki fitur-fitur yang memenuhi kebutuhan fotografer dan videografer yang mencari kamera entry-level yang handal. Salah satu fitur yang menonjol adalah eye tracking dual pixel autofocus. Yang memungkinkan Anda untuk dengan mudah mengunci fokus pada mata subjek Anda. Ini sangat berguna untuk menghasilkan foto dan video yang tajam dan profesional.

Baca Juga  ROG Phone 8 Akan Memiliki Fitur Stabilisasi Video yang Keren

EOS R100 juga memiliki bodi yang sangat kompak, membuatnya mudah dibawa ke mana-mana. Bagi mereka yang ingin memulai dalam dunia fotografi mirrorless dan tidak ingin terbebani dengan kamera yang besar dan berat, EOS R100 mungkin menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, EOS R100 dilengkapi dengan EVF (Electronic Viewfinder) OLED 2,36 titik yang memberikan pengalaman pengambilan gambar yang lebih mendalam dan memungkinkan Anda untuk melihat subjek dengan jelas, terutama dalam kondisi cahaya terang.

Harga dan Ketersediaan

Satu hal yang menarik dari EOS R100 adalah harganya. Dengan harga USD 479,99, kamera ini memang dapat dianggap sebagai mirrorless entry-level yang terjangkau. Namun, jika kita membandingkannya dengan kamera lain dalam jajaran Canon, seperti EOS R50 yang menawarkan fitur lebih lengkap, EOS R100 mungkin terasa kurang atraktif. Selain itu, saat EOS M50 Mark II pertama kali dirilis. harganya hampir dua kali lipat dari EOS R100, meskipun spesifikasinya sangat mirip.

EOS R100 akan mulai tersedia pada bulan Juli mendatang dalam beberapa versi. Versi “body only” dijual dengan harga USD 479,99. Selain itu, ada pilihan untuk membeli paket EOS R100 dengan lensa kit RF-S 18-45mm f/4,5-6,3 IS STM dengan harga USD 599,99. Bagi yang ingin lebih fleksibilitas tersedia juga paket dengan dua lensa zoom. Yaitu RF-S 18-45mm dan RF-S 55-210mm f/5-7.1 IS STM dengan harga USD 829,99.

Lensa Pancake RF 28mm f/2,8 STM

Selain EOS R100, Canon juga merilis lensa baru yang menarik, yaitu RF 28mm f/2,8 STM. Lensa ini adalah lensa pancake yang sangat kompak dengan harga USD 299,99. Lensa ini kompatibel dengan body APS-C maupun full frame, sehingga dapat digunakan dengan berbagai kamera Canon. Ukurannya yang sangat kecil membuatnya ideal untuk fotografi jalan, perjalanan, atau saat Anda ingin menjaga kamera Anda tetap ringan dan portabel.

Baca Juga  Nikon D3200 Review: DSLR Entry Level dengan Fitur Terbaik dan Kualitas Gambar yang Mengesankan

Dengan berbagai pilihan lensa dan kamera yang tersedia, Canon terus memperluas jajaran produknya untuk memenuhi kebutuhan beragam para fotografer dan videografer. EOS R100, meskipun memiliki sejumlah kekurangan, tetap menawarkan nilai yang baik bagi mereka yang mencari kamera entry-level yang terjangkau dengan kualitas gambar yang solid. Dengan harga yang kompetitif dan ketersediaan lensa-lensa berkualitas, Canon tetap menjadi pemain utama dalam dunia fotografi digital.

admin

Seorang penghobi fotografi pemula seringkali masih belajar tentang teknik-teknik fotografi dasar, seperti pengaturan exposure, ISO, aperture, dan shutter speed. Ia juga sedang mencoba berbagai genre fotografi, seperti potret, landscape, street photography, dan masih banyak lagi.

Tags

Related Post

Leave a Comment

You cannot copy content of this page